• Fri. Jun 14th, 2024

NEWS UPDATE MANCANEGARA

BERITA TERUPDATE MASA KINI

Dunia Fisika Klasik: Sebuah Pengantar

Byomapbn

May 17, 2023

FISIKA KLASIK & FISIKA MODERN – AnakFisika

Fisika klasik adalah cabang fisika yang mempelajari objek yang dapat diamati pada skala manusia dan tidak melibatkan perilaku atom dan partikel subatomik. Fisikalah yang ada sebelum perkembangan mekanika kuantum dan relativitas. Pada artikel ini, kami akan memberikan pengantar tentang dunia fisika klasik. Pastikan jangan sampai uang anda tergerus inflasi ya, ayo putarkan uang anda di Okeplay777  untuk mencegah uang anda tergerus yang justru setelah anda mainkan akan semakin banyak uang anda. Tunggu apalagi ayo kunjungi sekarang juga, jangan sampai kelewatan yaa!!!

Mekanika Klasik

 

Mekanika klasik adalah cabang fisika klasik yang mempelajari gerak benda di bawah pengaruh gaya. Itu didasarkan pada tiga hukum gerak, yang pertama kali dijelaskan oleh Sir Isaac Newton dalam bukunya “Mathematical Principles of Natural Philosophy” pada tahun 1687. Hukum ini menyatakan bahwa suatu benda akan tetap diam atau bergerak dalam garis lurus dengan kecepatan konstan. kecuali ditindaklanjuti oleh suatu gaya, bahwa gaya yang bekerja pada suatu benda sama dengan massanya dikalikan percepatannya, dan bahwa setiap tindakan memiliki reaksi yang sama dan berlawanan.

 

Mekanika klasik digunakan untuk menggambarkan perilaku objek makroskopik, seperti mobil, pesawat terbang, dan planet. Itu juga digunakan dalam desain sistem mekanis, seperti mesin dan turbin.

 

Termodinamika

 

Termodinamika adalah cabang fisika klasik yang mempelajari tentang panas dan hubungannya dengan bentuk energi lain. Ini didasarkan pada hukum termodinamika, yang pertama kali dijelaskan oleh Rudolf Clausius dan William Thomson pada abad ke-19.

 

Hukum pertama termodinamika, juga dikenal sebagai hukum kekekalan energi, menyatakan bahwa energi tidak dapat diciptakan atau dimusnahkan, hanya diubah dari satu bentuk ke bentuk lainnya. Hukum termodinamika kedua menyatakan bahwa entropi total sistem tertutup akan selalu meningkat dari waktu ke waktu, artinya sistem cenderung bergerak menuju keadaan gangguan maksimum. Termodinamika digunakan dalam desain dan pengoperasian pembangkit listrik, sistem pendingin, dan mesin.

 

Elektromagnetisme

 

Elektromagnetisme adalah cabang fisika klasik yang mempelajari medan listrik dan medan magnet serta interaksinya dengan partikel bermuatan. Itu didasarkan pada hukum elektromagnetisme, yang pertama kali dijelaskan oleh James Clerk Maxwell pada abad ke-19.

 

Hukum elektromagnetisme menyatakan bahwa muatan listrik menciptakan medan listrik, dan muatan listrik yang bergerak menciptakan medan magnet. Medan ini dapat berinteraksi dengan muatan listrik lainnya, menyebabkannya bergerak dan menghasilkan gelombang elektromagnetik, seperti cahaya. Elektromagnetisme digunakan dalam desain dan pengoperasian perangkat elektronik, seperti komputer, televisi, dan ponsel.

 

Optik

 

Optika adalah cabang fisika klasik yang mempelajari tentang cahaya dan interaksinya dengan materi. Ini didasarkan pada hukum optik, yang pertama kali dijelaskan oleh Ibn al-Haytham pada abad ke-11 dan kemudian disempurnakan oleh Isaac Newton pada abad ke-17.

 

Hukum optik menggambarkan perilaku cahaya saat bergerak melalui media yang berbeda, seperti udara, air, dan kaca. Mereka juga menjelaskan pembentukan gambar oleh lensa dan cermin. Optik digunakan dalam desain dan pengoperasian kamera, teleskop, dan mikroskop.

 

Fisika klasik adalah landasan penting untuk memahami perilaku dunia di sekitar kita. Meskipun mungkin tampak terbatas dibandingkan dengan teori mekanika kuantum dan relativitas yang lebih modern, teori ini masih memberikan wawasan berharga tentang perilaku objek makroskopis dan membentuk dasar bagi banyak aplikasi praktis dalam bidang teknik dan teknologi.

 

Namun, perlu dicatat bahwa fisika klasik bukannya tanpa batasan. Itu tidak dapat menjelaskan perilaku partikel pada tingkat atom dan subatomik, yang membutuhkan penggunaan mekanika kuantum. Demikian pula, itu tidak dapat menjelaskan efek gravitasi dalam skala besar, yang membutuhkan penggunaan relativitas.

By omapbn

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *